Saturday, July 03, 2010

Tarian Misteri.

Tawaku...
Misteri siang yang bermandikan cahaya,
Bergelayut tangis menjadikannya sandiwara.
Diamku,
Jutaan kata yang tertunda tanpa perlu menunjukan muka
Sendu!
Namun ku menggeliat untuk tunjukkan rupa,
pun hujan diakhiri pelangi yang menari-nari,
Memesona dan berseri.
Kelopak mata ini terbuka,
Malam berganti pagi,
Riuh aktivitas memberitahuku,
Bahwa hidup terus berlari.

4 comments:

  1. ada saatnya diam sesaat, sebelum akhirnya bagai busur melesat menuju sasaran tuk buktikan ini bukan sekedar misteri, namun sandiwara yang kita pun tahu, siapa kita dan siapa yang menokohkan peran lainnya.

    *ngigau*

    ReplyDelete
  2. Seperti menonton wayang orang tanpa suara, melihat, tertawa, menangis, merenggut hingga akhirnya ingin bermain di dalamnya kembali ke alam nyata.

    ReplyDelete
  3. ah gambaran soal waktu yg indah :)

    ReplyDelete
  4. Thanks Warm, suka blog kamu juga :)

    ReplyDelete