Sunday, July 25, 2010

Cowo-yang-ngga-cowo-banget vs Drama Queen.

Pagi ini tiba2 saya tertegun akan sebuah pengalaman seorang teman, perempuan lain namun saya juga pernah mengalaminya. Ternyata cara wanita menghadapi masalah itu berbeda-beda ya dan dari caranya yang dipilih mengindikasikan seberapa tegar wanita itu dalam menghadapinya. Satu kasus yang bakal dibahas disini yaitu Penolakan dari seorang laki-laki.

Untuk perempuan yang udah ngalamin, pasti rasanya ditolak itu susah banget ya, sedih teramat sangat, apalagi sebagai perempuan biasanya kan punya perasaan yang sangat sensitif, memang ngga semua, tapi kebanyakan. Penolakan itu bisa terjadi saat bilang suka ataupun sudah menjalin sebuah hubungan. Apapun bentuk penolakan mau yang diawal atau akhir tetep saja sakit, apalagi kalau penolakannya dengan cara yang ngga "cowo-banget", kalian bisa sebut waria dengan banci, tapi banci pun terlalu bagus buat kalian, mereka punya suara tapi kalian cowo cemen ini diam tanpa suara. Diam bukan selamanya emas bung kalau menyakiti perasaan perempuan. Anda berkoar-koar tentang cinta??? Sudah benarkah??? Sesakit apapun yang namanya penjelasan yang penting kalian udah jujur, ngga buat perempuan menggantung perasaannya (begitupun perempuan ke laki-laki ya ngga boleh nyakitin perasaan). Yang namanya menghargai itu bukan berarti kita harus maksa terima cinta orang lain, hargai keberadaannya, kalau kalian udah kasih penjelasan sejujur-jujurnya walau menyakitkan terus orang itu masih drama queen juga, ya sudah mau dikata apa, tapi bukan berarti lantas memusuhinya.

Buat perempuan-perempuan yang sudah mengalami penolakan ini, be brave! Jangan sampai cinta membutakan segalanya, termasuk menjatuhkan harga diri. Kalau sudah jelas-jelas he's not into you ya tinggalin, jangan maksa! Yang penting dia tau kamu suka, kalau dia menjauh dan jadi ngga mau berteman?? Gampang, coba sekali-sekali tanya dia, kalau tanpa respon juga setelah beberapa kali, sudah! Jangan tanya-tanya lagi, yang memutuskan tali silaturahmi kan dia, kita sudah mencoba baik-baik, yang berdosa juga kan dia, iya gak?? So.. Sedih-sedihan boleh, tapi jangan sampe buat otak kamu tersumbat, putar arah pikiran kamu, belajar dari orang sekeliling, belajar dari tv, buku, lagu atau apapun yang bisa buat kamu menjadi wanita yang tangguh. Laki-laki biasanya suka wanita yang mandiri yang pola pikirnya maju loh, hari gini ngga jaman harus manja-manjaan terus sama cowo, sisi romantis perlu, tapi sisi logika harus tetap berjalan. Be strong and be smart Ladies! ;)

3 comments:

  1. Kalo ada cewek ngelamar kerja, terus yang nge-interviw cowok. tu cowok nggak cowok ya? waria dong.. eh

    #sengajanggaknyambung #ditimpuk :P

    ReplyDelete
  2. Stuju,,tp kn unt smpe k tahp 'stronger after breakhurt' butuh proses+wktu,jd gk bs instan,,yg pntg adlh bgm qt mnyikapi stiap hal yg trjd d diri qt,hrs pke cara yg smart,,hehe
    n_eyn_a

    ReplyDelete
  3. @ El: timpuk, sambit, unyeng2, di giles... :))

    @ Nina: Yup paling susah itu after breakhurt, ya itu dia setiap orang butuh dewasa + ikhlas buat ngadepinnya. Kalo untuk sebulan atau hitungan bulan yg gak terlalu lama itu udah ok, tapi kalo untuk bertaun-taun itu namanya kamu jalan di tempat, gak worthed banget kan ;)

    ReplyDelete